Langsung ke konten utama

Sinergi Kuat BBPOM di Denpasar dan Pemkot Denpasar, Percepatan Program Keamanan Pangan Berbasis Komunitas Didukung Penuh

 


Balai Besar POM di Denpasar terus memperkuat komitmennya dalam melindungi masyarakat melalui Pengawasan Obat dan Makanan dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam kegiatan audiensi Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan Berbasis Komunitas yang dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026 di Kantor Wali Kota Denpasar.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang didampingi oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, serta Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala BBPOM di Denpasar, Made Ery Bahari Hantana, memaparkan Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan Berbasis Komunitas yang diinisiasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Program ini merupakan upaya terpadu yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat sebagai garda terdepan dalam mengawal keamanan pangan di lingkungannya secara mandiri dan berkelanjutan.

Program ini juga menjadi bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan (Germas SAPA), yang mencakup lima pilar utama, yaitu Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan, Pendampingan UMKM, serta Kabupaten/Kota Pangan Aman. Melalui pendekatan ini, keamanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Denpasar menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut di wilayah Kota Denpasar. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Denpasar untuk bersinergi dengan BBPOM di Denpasar serta menginstruksikan seluruh OPD terkait agar segera melakukan koordinasi lanjutan guna memastikan implementasi program berjalan optimal dan tepat sasaran.

Audiensi berlangsung hangat dan produktif, mencerminkan semangat kolaboratif dalam mewujudkan masyarakat yang sadar dan peduli terhadap keamanan pangan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, BBPOM di Denpasar optimis bahwa program keamanan pangan berbasis komunitas dapat menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Kupas Tuntas Standar Pelayanan Publik BBPOM di Denpasar”

Pencapaian Balai Besar POM di Denpasar sebagai Unit Pelayanan Publik dengan Predikat Pelayanan Prima tentunya tidak mudah, pasti melewati beberapa perjalanan panjang, kinerja, kreatifitas dan tentunya inovasi yang menjangkau dan menjawab kebutuhan pelanggan atau masyarakat. Pelayanan sepenuh hati dengan motto 5 S (Sambut dengan senyum dan salam didasari semangat melayani untuk member solusi) merupakan acuan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.   Kali ini RUBRIK Si OMA akan mengupas tuntas Standar pelayanan Publik Balai Besar POM di Denpasar yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan memenuhi Peraturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2014 Tentang Pedoman Standar Pelayanan.    Apa sih Standar Pelayanan Publik Si OMA : Standar Pelayanan adalah tolok ukur yang dipergunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai kewajiban dan janji p...

BBPOM EDUKASI PELAKU USAHA UMKM UNTUK DAFTARKAN PRODUK

Gianyar, tepatnya di The Mansion Ubud, tim pameran dan KIE BBPOM di Denpasar kembali mengedukasi UMKM obat tradisional, kosmetik dan makanan olahan. Acara pameran dan sarasehan UMKM pada hari Minggu, 12 Desember 2021 ini digagas untuk memfasilitasi usaha mikro kecil dan menengah untuk bangkit ditengah pandemi.  Pengusaha pengusaha muda hadir penuh semangat mendapatkan edukasi tentang banyak hal terkait usaha, produk, packaging, dan juga tata cara registrasi dan memperoleh ijin edar di Badan POM yang disampaikan oleh plt. Kepala BBPOM di Denpasar, Dra. Ni Putu Teny Desyani, Apt.  Hadir juga mengedukasi KADIN dan HIPMI Kab Gianyar.  Wakil Ketua Bidang UMKM, Genta menyampaikan rasa terimakasih atas bimbingan dan arahan dari BBPOM Di Denpasar kepada UMKM  yang ada di Bali, hingga beberapa telah mendapatkan Nomor Ijin Edar untuk legasisasi produk.  Pada kesempatan yang sama tim pameran BBPOM di Denpasar juga tak henti mengedukasi UMKM tentang pentingnya mutu dan keam...

BPOM Jemput Bola : Percepat Penerbitan Nomor Izin Edar

  Dalam rangka menggerakkan roda perekonomian bangsa dan mendukung kegiatan G20, pemerintah diwajibkan untuk membuat program-program yang bisa meningkatkan semangat pelaku usaha dalam menjalankan usahanya. Badan Pengawas Obat dan Makanan sebagai lembaga pemerintah non kementrian yang mempunyai tugas salah satunya untuk melakukan pembinaan kepada pelaku usaha di bidang Obat dan Makanan.telah melakukan perannya untuk berkolaborasi dengan BBPOM di Denpasar dan Loka POM di Kabupaten Buleleng menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan desk dalam rangka Jemput Bola Registrasi Pangan Olahan. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Aston Gatot Subroto Denpasar selama 2 hari dari tanggal 19 sampai tanggal 20 Mei 2022, dibuka secara resmi oleh plh kepala BBPOM di Denpasar, Luh Putu Witariathi. Kegiatan yang mengundang 110 pelaku usaha sebagai wujud keberpihakan Badan POM dalam pendampingan UMKM untuk mempermudah dan mempercepat proses mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE) di Badan POM ...