Langsung ke konten utama

KEPALA BBPOM DI DENPASAR LAKSANAKAN SERTIJAB (SERAH TERIMA JABATAN)


Denpasar- 31 Desember 2021, Balai Besar POM di Denpasar melaksanakan serah terima jabatan Kepala Balai Besar POM di Denpasar. Sesuai dengan amanat Surat Keputusan Kepala Badan POM, Drs. I Made Bagus Gerametta, Apt., dilantik menjadi Kepala BBPOM di Denpasar.

Dalam kesempatan ini, hadir kepala OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) diantaranya  Irwasda Kepolisian Daerah Bali, Korwas PPNS Kepolisian Daerah Bali, Direktur Reserse Kriminal Khusus Provinsi Bali, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi Bali, Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Bali, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Ngurah Rai, KepalaKantor Bea cukai Denpasar, Kepala Loka POM di Kabupaten Buleleng, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia PD Bali, Ketua GP Farmasi, Ketua Perkosmi Bali, Ketua GP Jamu Bali, Ombudsman Bali, Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Bali. Apresiasi atas kehadiran OPD yang berkomitmen untuk bersinergi dengan Balai Besar POM di Denpasar untuk melindungi masyarakat dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan.

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Denpasar merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Lingkungan Badan POM yang mempunyai peranan penting sebagai perpanjangan tangan Badan POM di Provinsi Bali yaitu melaksanakan kebijakan di bidang pengawasan produk terapetik, narkotika, psikotropika, obat tradisional, kosmetika, suplemen kesehatan, dan makanan.

Sistem pengawasan Obat dan Makanan yang diselenggarakan oleh Balai Besar POM di Denpasar merupakan suatu proses yang komprehensif, mencakup pengawasan pre-market dan post-market. Jaminan Keamanan Obat dan Makanan akan tercapai melalui sinergisme pengawasan tiga lapis yaitu pengawasan oleh pemerintah, produsen dan konsumen.

Disampaikan pula, BBPOM di Denpasar senantiasa melakukan pendampingan dan pembinaan kepada UMKM Obat Tradisional, Kosmetik dan Pangan, sehingga UMKM dapat berkembang dan mendapatkan Ijin Edar serta meningkatkan daya saing bangsa. Pada Tahun 2021 ini BBPOM di Denpasar telah memperoleh penghargaan sebagai Unit Pelayanan Publik dengan predikat Pelayanan Prima dari Badan POM, dan saat ini sedang berproses menunggu hasil penilaian dari KemenPan RB, semoga memperoleh predikat Pelayanan Prima.

Sinergi Organisasi Pemerintah Daerah, organisasi profesi dan asosiasi pelaku usaha serta masyarakat di seluruh Bali akan sangat membantu dalam melindungi masyarakat dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan. Mari bersinergi dan berkolaborasi. (EK)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Kupas Tuntas Standar Pelayanan Publik BBPOM di Denpasar”

Pencapaian Balai Besar POM di Denpasar sebagai Unit Pelayanan Publik dengan Predikat Pelayanan Prima tentunya tidak mudah, pasti melewati beberapa perjalanan panjang, kinerja, kreatifitas dan tentunya inovasi yang menjangkau dan menjawab kebutuhan pelanggan atau masyarakat. Pelayanan sepenuh hati dengan motto 5 S (Sambut dengan senyum dan salam didasari semangat melayani untuk member solusi) merupakan acuan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.   Kali ini RUBRIK Si OMA akan mengupas tuntas Standar pelayanan Publik Balai Besar POM di Denpasar yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan memenuhi Peraturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2014 Tentang Pedoman Standar Pelayanan.    Apa sih Standar Pelayanan Publik Si OMA : Standar Pelayanan adalah tolok ukur yang dipergunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai kewajiban dan janji p...

BBPOM EDUKASI PELAKU USAHA UMKM UNTUK DAFTARKAN PRODUK

Gianyar, tepatnya di The Mansion Ubud, tim pameran dan KIE BBPOM di Denpasar kembali mengedukasi UMKM obat tradisional, kosmetik dan makanan olahan. Acara pameran dan sarasehan UMKM pada hari Minggu, 12 Desember 2021 ini digagas untuk memfasilitasi usaha mikro kecil dan menengah untuk bangkit ditengah pandemi.  Pengusaha pengusaha muda hadir penuh semangat mendapatkan edukasi tentang banyak hal terkait usaha, produk, packaging, dan juga tata cara registrasi dan memperoleh ijin edar di Badan POM yang disampaikan oleh plt. Kepala BBPOM di Denpasar, Dra. Ni Putu Teny Desyani, Apt.  Hadir juga mengedukasi KADIN dan HIPMI Kab Gianyar.  Wakil Ketua Bidang UMKM, Genta menyampaikan rasa terimakasih atas bimbingan dan arahan dari BBPOM Di Denpasar kepada UMKM  yang ada di Bali, hingga beberapa telah mendapatkan Nomor Ijin Edar untuk legasisasi produk.  Pada kesempatan yang sama tim pameran BBPOM di Denpasar juga tak henti mengedukasi UMKM tentang pentingnya mutu dan keam...

Profil Berita Layanan Regulasi PPID Pengaduan & Konsultasi Informasi Publik Galeri PORPALA (Lapor Kepala) Media Sosial SINERGI BBPOM DENPASAR DAN TOKOH MASYARAKAT: EDUKASI MASYARAKAT DI DESA PEJUKUTAN NUSA PENIDA UNTUK CERDAS KONSUMSI OBAT DAN MAKANAN

Dalam upaya meningkatkan wawasan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan Obat dan Makanan, Balai Besar POM di Denpasar kembali menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), kali ini bertempat di Desa Pejukutan Nusa Penida Kabupaten Klungkung. Bersinergi dengan tokoh masyarakat Anggota Komisi IX DPR RI, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas, kritis, dan bijak dalam memilih produk yang dikonsumsi. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Anggota Komisi IX DPR RI Ibu Tutik Kusuma Wardhani, S.E., M.M., M.Kes. yang menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kesehatan melalui konsumsi produk yang aman.  Selanjutnya pada sambutan berikutnya, Plt. Kepala BBPOM di Denpasar, Made Ery Bahari Hantana, S.Si., Apt.  menjelaskan secara komprehensif mengenai tujuan kegiatan KIE dan peran BPOM dalam mengawasi produk yang beredar di masyarakat. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam Pengawasan Oba...